HEADLINELampung Utara

GAS AQUATIC Club Kotabumi Serbu Pahawang: Serunya Anak-anak Menjelajah Lautan Lepas!

47
×

GAS AQUATIC Club Kotabumi Serbu Pahawang: Serunya Anak-anak Menjelajah Lautan Lepas!

Sebarkan artikel ini

Kotabumi (PI) — Liburan sekolah dimanfaatkan dengan cara istimewa oleh komunitas renang GAS AQUATIC Club Kotabumi, Lampung Utara. Tidak seperti biasanya yang hanya berlatih di kolam renang, kali ini sebanyak 57 peserta yang didampingi para pelatih dan pengurus club diajak menjelajah langsung ke laut lepas, menikmati wisata edukatif dan petualangan air yang menyenangkan ke Pulau Pahawang, Lampung Selatan, Minggu, 22 Juni 2025.

Dengan semangat penuh antusias, rombongan berangkat dari Kotabumi sejak subuh dan tiba di Dermaga Ketapang sebagai titik awal menuju destinasi wisata bahari yang sudah terkenal akan keindahan alam bawah lautnya. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Club GAS AQUATIC, Gunawan, M.Pd, dan didampingi oleh para pelatih profesional seperti Coach Aryo, Coach Fajar, dan lainnya.

 

📍Petualangan Dimulai: Kelagian Besar

Perhentian pertama adalah Pulau Kelagian Besar. Anak-anak langsung terlihat gembira menikmati pemandangan dan suasana pantai yang baru bagi sebagian besar dari mereka. Keceriaan langsung tumpah, ada yang bermain air, ada yang berfoto bersama teman-teman, dan tidak sedikit yang langsung mencoba berenang di laut untuk pertama kalinya.

Bagi para pelatih dan pendamping, ini juga jadi momen edukatif. Mereka mendampingi anak-anak dengan sabar, mengajarkan teknik berenang di laut yang berbeda dengan di kolam renang, serta mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam.

📍Taman Nemo: Snorkeling dan Wahana Laut yang Penuh Cerita

Selanjutnya, rombongan menuju Taman Nemo, sebuah spot snorkeling yang menjadi favorit wisatawan karena ikan-ikan kecil berwarna-warni dan terumbu karangnya yang masih alami.

Dengan perlengkapan lengkap dan pengawasan ketat, anak-anak diajak mencoba snorkeling, melihat langsung biota laut dari dekat. Ada yang sempat kaget karena melihat ubur-ubur, tapi justru itulah pengalaman yang membuat mereka semakin tertarik mengenal laut.

Tak hanya itu, mereka juga mencoba banana boat dan donat boat — dua wahana permainan air yang mengundang tawa, sorak sorai, dan pengalaman tak terlupakan.

📍Pulau Pahawang Besar: ISOMA dan Suasana Kekeluargaan

Usai puas bermain air, anak-anak dan para pendamping beristirahat di Pulau Pahawang Besar. Di sini mereka melakukan ISOMA (Istirahat, Sholat, dan Makan). Makanan dinikmati bersama di bawah rindangnya pepohonan, dengan suasana yang sangat kekeluargaan. Para pelatih juga memanfaatkan waktu ini untuk mengingatkan anak-anak akan pentingnya kebersamaan, sopan santun, dan saling menjaga satu sama lain.

📍Cukuh Bedil & Kelagian Kecil: Snorkeling Lagi, Ilmu Baru Lagi

Destinasi berikutnya adalah Cukuh Bedil, spot snorkeling kedua yang tak kalah indah. Anak-anak kembali turun ke laut, kali ini sudah lebih berani dan percaya diri. Beberapa sudah mulai mengenali jenis-jenis ikan dan karang, hasil dari penjelasan singkat para pendamping selama di perjalanan.

Terakhir, rombongan singgah di Pulau Kelagian Kecil, pulau mungil yang tenang dan cocok untuk relaksasi sebelum kembali ke darat. Di sini, anak-anak bermain pasir, foto bersama, dan menikmati hembusan angin laut sambil menyanyikan lagu-lagu ceria.

🌊 Wisata Edukatif, Bahagia, dan Penuh Makna

Ketua Club GAS AQUATIC, Gunawan, M.Pd, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran kegiatan ini. “Kami ingin memberikan pengalaman nyata kepada anak-anak, agar mereka bisa mencintai alam, mengenal laut, serta belajar hidup mandiri dan saling bekerja sama,” ujarnya.

Trip ini bukan hanya soal liburan, tapi juga edukasi, pembentukan karakter, dan mempererat hubungan antar sesama anggota club. Anak-anak belajar banyak hal — dari keberanian, kekompakan, hingga bagaimana menghargai alam.

GAS AQUATIC Club Kotabumi membuktikan bahwa pembelajaran bisa dilakukan di mana saja — termasuk di tengah birunya laut Lampung. Dari kolam ke lautan, dari teori ke praktik, dari aktivitas fisik ke pengalaman hidup.

Semoga ke depan, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan. Karena anak-anak bukan hanya butuh liburan, tapi juga pengalaman yang membentuk masa depan mereka.

(-Des-)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!