DAERAHHEADLINE

Dugaan Peredaran Narkoba dan Suap Rp200 Juta di Lapas Kayuagung, Oknum KPLP YP Jadi Sorotan

10
×

Dugaan Peredaran Narkoba dan Suap Rp200 Juta di Lapas Kayuagung, Oknum KPLP YP Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

OKI (HP)– Kasus dugaan praktik peredaran narkotika jenis sabu di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kayuagung kini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Informasi yang beredar mengindikasikan adanya aliran dana sebesar Rp200 juta yang diduga diberikan kepada seorang oknum Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) dengan inisial YP, pada hari Jumat tanggal 17 April 2026.

Kontroversi semakin kuat setelah munculnya unggahan di platform media sosial, khususnya aplikasi TikTok, yang mengungkap dugaan keterlibatan petugas dalam aktivitas yang dilarang hukum di lingkungan pemasyarakatan tersebut. Beberapa narasi yang beredar bahkan menyatakan bahwa Lapas Kayuagung diduga berperan sebagai lokasi untuk praktik pungutan liar sekaligus sebagai salah satu titik distribusi narkotika.

Seorang sumber yang minta tak disebutkan menjelaskan bahwa dugaan transaksi uang dalam jumlah besar tersebut berkaitan erat dengan kegiatan peredaran sabu yang diduga diatur langsung dari dalam kompleks lapas.

“Kabar ini sudah menyebar luas di dunia maya. Dikatakan bahwa pihak bandar narkoba mengalirkan dana sekitar Rp200 juta agar proses masuknya barang terlarang ke dalam lapas dapat berjalan lancar,” paparnya.

Sebelumnya, pada hari Kamis (16/4/2026), pihak pengelola lapas telah melakukan operasi razia dan menemukan beberapa unit telepon seluler yang digunakan oleh warga binaan. Setelah ditemukannya bukti tersebut, sekitar sepuluh orang warga binaan yang diduga memiliki hubungan dengan jaringan peredaran narkotika di dalam Lapas Kayuagung telah dipindahkan ke sejumlah lembaga pemasyarakatan lain yang berada di wilayah sekitar.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi atau klarifikasi dari pihak pengelola Lapas Kayuagung terkait dugaan peredaran narkotika dan aliran dana yang telah menjadi perhatian publik. (Jul PPWI/Tim Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!