Ogan Ilir – (HP) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjung Raja, Yhoga Aditya Ruswanto, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Safari Dakwah yang digelar Komunitas Riau Indonesia Mengaji dengan menghadirkan pendakwah nasional Habib Ahmad Al Habsyi, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIA Tanjung Raja tersebut diikuti ratusan warga binaan dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta tamu undangan.
Dalam keterangannya, Yhoga Aditya Ruswanto menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pembinaan keagamaan tersebut. Menurutnya, kehadiran Habib Ahmad Al Habsyi menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi warga binaan untuk memperbaiki diri melalui pendekatan spiritual.
> “Alhamdulillah, pada hari Jumat yang penuh berkah ini Lapas Kelas IIA Tanjung Raja mendapat kesempatan menerima kehadiran Habib Ahmad Al Habsyi. Di tengah kesibukan beliau, masih menyempatkan hadir untuk menyapa saudara-saudara kita di dalam Lapas. Ini merupakan hal yang sangat positif bagi kami,” ujar Yhoga.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian di lingkungan pemasyarakatan.
> “Kami mengucapkan terima kasih kepada Habib Ahmad Al Habsyi. Mudah-mudahan pada kesempatan lain beliau dapat kembali berkunjung ke Lapas Tanjung Raja. Kami berharap seluruh keluarga besar Lapas, khususnya warga binaan, memperoleh hidayah dan menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.
Menurut Yhoga, pembinaan rohani memiliki peran penting dalam proses pembinaan warga binaan. Siraman rohani dinilai mampu membangun kesadaran, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan semangat untuk memperbaiki perilaku selama menjalani masa pidana.
Ia juga mengungkapkan antusiasme warga binaan yang terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.
> “Ternyata warga binaan sangat antusias mengikuti tausiyah. Mereka tidak hanya membutuhkan hiburan, tetapi juga membutuhkan siraman rohani. Dengan menghadirkan habib dan ustaz, Alhamdulillah mereka mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Safari Dakwah yang mengusung tema “Waqaf One Family One Qur’an” tersebut juga diisi dengan tausiyah Habib Ahmad Al Habsyi, program Gerakan Wakaf Al-Qur’an, doa bersama, serta silaturahmi dengan warga binaan.
Dalam ceramahnya, Habib Ahmad Al Habsyi mengajak warga binaan menjadikan masa pembinaan sebagai momentum untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, hangat, dan diselingi humor, suasana berlangsung akrab namun tetap sarat dengan pesan-pesan keagamaan.
Program pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan merupakan salah satu bagian dari sistem pemasyarakatan di Indonesia. Melalui pembinaan spiritual, warga binaan diharapkan memiliki bekal moral, mental, dan keagamaan yang lebih baik sehingga siap kembali berperan positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.
(Tim Redaksi PPWI Media Group)












