HEADLINELampung Selatan

Pilihan Alternatif Strategi “5 Cantik” Ketua DPRD Purwakarta Sulap Situ Cigangsa Jadi Ikon Edukasi dan Ekonomi

16
×

Pilihan Alternatif Strategi “5 Cantik” Ketua DPRD Purwakarta Sulap Situ Cigangsa Jadi Ikon Edukasi dan Ekonomi

Sebarkan artikel ini

Naskah Berita: PURWAKARTA (HP) – Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami, secara resmi membuka Grand Opening Panggung Seni Budaya Atharrazka yang berlokasi di kawasan Situ Cigangsa, Kecamatan Campaka, Sabtu (28/3/2026). Kehadiran panggung ini diproyeksikan menjadi episentrum baru bagi pelestarian budaya sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Sri Puji Utami memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif pembangunan panggung seni yang diinisiasi oleh Sugianto berkolaborasi dengan Karang Taruna Kecamatan Campaka. Menurutnya, keterlibatan aktif pelaku UMKM dalam acara ini adalah bukti nyata bahwa ruang budaya mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Kehadiran UMKM di sini membuktikan bahwa panggung seni bukan sekadar tempat tampil, tapi juga pemicu kesejahteraan masyarakat,” ujar Sri Puji di sela-sela peninjauan lokasi.

Visi Pengembangan “5 Cantik”
Tak sekadar meresmikan, politisi senior ini juga memaparkan visi jangka panjang untuk menata kawasan Situ Cigangsa agar lebih representatif. Ia berkomitmen untuk segera mengoordinasikan langkah strategis dengan mengundang berbagai instansi teknis, mulai dari BBWS, Dinas PUPR, hingga Dinas Pariwisata.

“Ke depan, kita akan dorong kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan konsep ‘5 Cantik’. Tujuannya agar arena ini semakin tertata dan menjadi ikon Kecamatan Campaka yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan peluang ekonomi bagi keluarga,” tambahnya.

Aksi Nyata dan Dukungan Program
Sebagai bentuk dukungan langsung, Sri Puji Utami menyalurkan bantuan berupa susu bagi anak-anak sebagai bagian dari dukungan terhadap program gizi nasional (Revolusi Putih), buku bacaan, hingga berbagai hadiah hiburan bagi warga yang hadir. Tidak hanya itu, ia juga memberikan uang transportasi bagi 10 sanggar seni yang tampil sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka menjaga warisan leluhur.

Ia pun mengimbau panitia untuk segera menyiapkan proposal teknis guna memudahkan koordinasi dengan calon sponsor, termasuk pihak perbankan seperti Bank Jabar, demi percepatan penataan fasilitas panggung.

Wadah Kreativitas Generasi Muda
Senada dengan hal tersebut, Ketua Karang Taruna Kecamatan Campaka, Haji Ahmad, menyampaikan bahwa Panggung Atharrazka didirikan untuk menjawab tantangan zaman. Di tengah arus globalisasi, pemuda Campaka memerlukan wadah konkret untuk mengekspresikan bakat seni tanpa melupakan akar budaya lokal.

Acara yang berlangsung meriah ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat seperti Ustad Nana dan Asep Saepudin. Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan beragam atraksi seni tradisional Jawa Barat yang memukau ratusan warga yang memadati area Situ Cigangsa.

(Mustika Wati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!