HEADLINELampung Selatan

Waketum AMPETRA Survei Lokasi Tambang Pasir Magelang, Dukung Proyek Tol Jogja–Bawen

24
×

Waketum AMPETRA Survei Lokasi Tambang Pasir Magelang, Dukung Proyek Tol Jogja–Bawen

Sebarkan artikel ini

MAGELANG (HP) – Wakil Ketua Umum sekaligus Direktur Asosiasi Masyarakat Penambang Tradisional Indonesia (AMPETRA), Ir. Azhar, melakukan peninjauan dan survei langsung ke lokasi tambang pasir golongan C di Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, pada Minggu (24/6/2026). Kegiatan ini dilaksanakan guna memastikan ketersediaan bahan material yang dibutuhkan untuk mendukung kelancaran proyek strategis nasional pembangunan jalan tol Yogyakarta–Bawen.

Kunjungan kerja tersebut didampingi oleh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) AMPETRA Jawa Tengah, serta pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AMPETRA Kabupaten Magelang yang dipimpin langsung oleh Gus Imam. Kehadiran pimpinan pusat bersama jajaran wilayah dan daerah ini menjadi bukti perhatian organisasi terhadap peran strategis wilayah Magelang dalam mendukung kebutuhan material konstruksi nasional.

Menanggapi kegiatan survei ini, Gus Imam menyampaikan sikap dan komitmen tegas mewakili seluruh pengurus dan anggota di wilayahnya. Ia menegaskan kesiapan penuh masyarakat penambang lokal untuk berkontribusi maksimal, dengan tetap menjunjung tinggi kepatuhan hukum dan prinsip pelestarian lingkungan.

“Kami sangat menyambut baik langkah peninjauan langsung dari pimpinan pusat. Hal ini menjadi pedoman dan semangat kuat bagi kami semua. Saya tegaskan, baik selaku pengurus di tingkat daerah maupun wilayah, kami dan seluruh masyarakat penambang di Desa Kaliurang siap mendukung sepenuhnya kebutuhan material bagi pembangunan tol Jogja–Bawen yang merupakan proyek penting bagi kemajuan daerah dan negara.

Kami memahami betul bahwa kegiatan usaha kami harus selaras dengan kepentingan umum dan pembangunan nasional. Oleh karena itu, kami pastikan seluruh proses penggalian, pengolahan, hingga penyaluran pasir di wilayah ini berjalan sesuai ketentuan perizinan dan aturan galian C yang berlaku. Kami juga berkomitmen kuat agar setiap langkah operasional senantiasa memperhatikan kelestarian lingkungan dan keamanan lingkungan sekitar, sehingga tidak merugikan warga maupun alam.

AMPETRA hadir untuk memastikan penambang rakyat bekerja tertib, berdaya saing, dan menjadi mitra andal yang berkontribusi nyata bagi pembangunan infrastruktur bangsa. Kami siap bergerak, bekerja keras, dan menjaga kepercayaan yang diberikan ini sebaik-baiknya demi manfaat bersama,” tegas Gus Imam.

Kegiatan ini ditutup dengan pengecekan kondisi lokasi dan diskusi teknis antar-pengurus. Langkah ini semakin memperkokoh sinergi organisasi sekaligus menegaskan peran aktif AMPETRA dalam menyeimbangkan kepentingan ekonomi masyarakat, kepatuhan hukum, dukungan pembangunan, dan kelestarian lingkungan hidup.

(Mustika Wati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!